Rampung, Pembangunan Dua Kelas Baru MTs Sultan Agung Wonodadi, Kebumen.

Dimulai pertengahan November 2018, kini pembangunan dua ruang kelas baru MTs Sultan Agung telah rampung dan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Kelas baru juga dilengkapi dengan sarana meja kursi murid, meja kursi guru dan papan tulis. Selain itu juga dibangun pagar pembatas dan pemasangan paving block di halam sekolah yang memungkinkan para murid melaksanakan upacara bendera dan kegiatan lain dengan memadai.

Desain dan struktur bangunan dibuat mengikuti petunjuk teknis dari dinas pendidikan setempat, sehingga dapat dipastikan ruang kelas sesuai standar dan aman untuk kegiatan belajar mengajar.

MTs Sultan Agung sendiri berlokasi di Desa Wonodadi, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen – Jawa Tengah.

Sebelumnya para pendiri dan pengurus sekolah ini sudah hampir putus asa karena tiga ruang kelas yang mereka miliki telah ambruk dan sangat berbahaya untuk kegiatan belajar mengajar. Permohonan bantuan telah dikirimkan ke berbagai pihak dan instansi, namun bertahun-tahun belum ada hasil yang diharapkan. Sementara untuk memulai merenovasi sendiri sangat-sangat tidak memungkinkan karena tidak adanya dana.

Sejak berdirinya MTs Sultan Agung yang bertujuan sosial untuk membantu masyarakat desa Wonodadi dan sekitarnya agar anak-anak usia SMP tidak putus sekolah, mengingat jauhnya jarak sekolah tingkat SMP yang ada, sekaligus untuk meringankan beban ekonomi masyarakat setempat. Kendala lain yang dialami oleh masyarakat desa Wonodadi dalam menyekolahkan anaknya adalah kondisi jalan yang begitu terjal dan tidak adanya sarana angkutan umum untuk transportasi ke sekolah di tempat lain. Beberapa orangtua terpaksa harus membelikan sepeda motor untuk anaknya bersekolah, namun ini juga sangat berbahaya mengingat anak usia SMP belum dapat memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan sangat memberatkan ekonomi para orang tua yang mayoritas sehari-hari hanya bermatapencaharian sebagai penderes (pengrajin gula merah rumahan).

Untuk meringankan beban masyarakat dan minat untuk melanjutkan sekolah ke jenjang SMP, MTs Sultan Agung Wonodadi tidak menarik biaya pendaftaran, uang pangkal dan SPP. Iuran sekedarnya yang hanya cukup untuk membeli peralatan tulis, baru kenakan ke para murid kelas VIII & IX.

Para guru dan kepala sekolah yang mengabdi di sekolah ini sendiri adalah putra-putri masyarakat desa Wonodadi dan sekitarnya yang menjadi relawan tanpa imbalan yang memadai.

Semoga dengan dibangunnya dua ruang kelas baru oleh Econity90 bersama Bank Syariah Mandiri, para siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman sehingga dapat meningkatkan mutu belajar mengajar dan prestasi serta memacu semangat dan minat calon siswa yang akan mendaftar di MTs Sultan Agung Wonodadi dan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat setempat.

Mari jadikan Indonesia menjadi lebih baik melalui pendidikan!

Econity90, United For Community!