Pembangunan Kelas MI Darussalam Mencapai Tahap Akhir

Pembangunan kelas yang dibangun oleh Econity90 di MI Darussalam Bekasi memasuki tahap akhir. Setelah melakukan renovasi di dua ruang kelas yang sudah ada, Econity90 melakukan pembangunan dua ruang kelas baru yang bertujuan untuk menampung jumlah anak yang terus bertambah.

Tahap akhir pembangunan kelas tersebut meliputi pemasangan rangka atap baja ringan, genteng serta proses pengecatan dan flooring. Pembangunan kelas baru ini memanfaatkan lahan yang masih tersedia di sekitar sekolah tersebut. Diharapkan dengan kehadiran kelas baru tersebut, anak-anak di lingkungan ini tersebut bisa bersekolah dengan aman dan nyaman.

Terletak di Kampung Buni Baru, sebuah daerah yang dapat dikatakan terpencil, berada di Desa Buni Bakti Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, MI Darussalam menempati sebuah rumah wakaf dengan kondisi yang sudah rusak dan dapat dikategorikan berbahaya bagi anak-anak yang bersekolah di tempat tersebut.

MI Darusalam didirikan oleh Bpk. Yamin, seorang tokoh masyarakat setempat atas dasar keprihatinan beliau yang selalu melihat anak-anak pergi ke sekolah harus menyeberangi sungai CBL (Sungai Cikeas) menggunakan getek, sementara jarak sekolah setingkat SD cukup jauh dari lokasi. Kendala jarak dan tidak adanya jembatan membuat sedikit sekali anak-anak di area tersebut yang bersekolah.

Murid-murid yang bersekolah di MI Darussalam adalah anak-anak dari warga sekitar yang mayoritas mata pencahariannya sebagai petani atau petani penggarap dengan kondisi ekonomi yang lemah sehingga MI Darussalam adalah satu-satunya sekolah yang terjangkau untuk menyekolahkan anak-anak mereka.